“Nyamuk Minggir, Warga Bergerak!”
- May 17, 2026
- IMUTS
- BERITA KESEHATAN
Kader PSN Pohsangit Kidul Sulap Jalan Dusun Krajan Jadi Bersih dan Kinclong
POHSANGIT KIDUL – Minggu pagi biasanya identik dengan warga menikmati libur sambil menyeruput kopi hangat di teras rumah. Namun suasana berbeda justru terlihat di lingkungan Kelurahan Pohsangit Kidul pada Minggu (17/5/2026). Sejak pagi hari, para kader PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) sekelurahan turun langsung menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di sepanjang jalan Dusun Krajan RT.01 RW.04, tepatnya di sekitar kediaman Ibu Enok Pujiastutik.
Dengan membawa sapu, cangkul, karung sampah, hingga alat pemotong rumput, para kader tampak kompak menyisir area jalan lingkungan, selokan, hingga sudut-sudut rumah warga yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Tak sedikit warga yang awalnya hanya menonton dari depan rumah akhirnya ikut turun tangan membantu kegiatan tersebut.
Pemandangan pagi itu pun terasa unik dan penuh keakraban. Ada yang sibuk mengangkat sampah, ada yang membersihkan saluran air, sementara sebagian lainnya terlihat “memburu” kaleng bekas dan wadah tergenang air yang dianggap sebagai markas favorit nyamuk. Candaan demi candaan juga terdengar di tengah kegiatan. Bahkan salah satu warga sempat berseloroh bahwa nyamuk di Dusun Krajan kini kemungkinan besar “mengajukan pindah domisili” karena kampung terlalu bersih untuk ditinggali.
Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan bagian dari gerakan rutin kader PSN dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya hidup sehat. Para kader juga memberikan edukasi ringan kepada warga mengenai pentingnya menjaga pola 3M, yakni menguras, menutup, dan memanfaatkan kembali barang bekas agar tidak menjadi sarang nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD).
Antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Tidak hanya ibu-ibu kader, beberapa pemuda dan bapak-bapak setempat juga ikut membantu membersihkan lingkungan. Suasana gotong royong yang mulai jarang ditemui di perkotaan justru tampak hidup dan terasa hangat di kawasan Dusun Krajan tersebut.
Menurut salah satu kader PSN, kegiatan ini bukan hanya bertujuan menjaga kebersihan semata, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarwarga. Dengan lingkungan yang bersih, masyarakat diharapkan dapat hidup lebih sehat dan nyaman.
“Kalau kampung bersih, warga juga sehat. Nyamuk jadi bingung mau tinggal di mana,” ujarnya sambil tersenyum yang langsung disambut tawa warga lainnya.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para kader terlihat penuh semangat meski harus berjibaku dengan sampah dan rumput liar. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin dan menjadi budaya positif di tengah masyarakat.
Aksi sederhana namun penuh manfaat tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak harus dimulai dengan hal besar. Dari sapu, cangkul, dan semangat gotong royong, warga Pohsangit Kidul menunjukkan bahwa menjaga kebersihan lingkungan bisa dilakukan bersama-sama, bahkan sambil diselingi tawa dan canda.(Imuts)